Minggu, 05 November 2017

TIPS MENGHILANGKAN WAS-WAS

Majaalis Al-Khidhir:
TIPS-TIPS MENGHILANGKAN WAS-WAS

Tanya:
Bismillah...
Afwan ustadz, ana minta nasehatnya supaya bisa hilang penyakit was-was dari diri ana. Contohnya: Ketika wudhu selalu merasa belum sempurna, dan merasa ada yang belum terbasahi.
Begitu pula mandi junub ana sangatlah lama, karena merasa belum basah di bagian sela-sela tubuh hingga banyak pemakaian airnya.
Jazakallahu khoiron atas nasehatnya.
Ana... ikhwan baru belajar ngaji dari Solo.

Jawab:
Untuk menghilangkan was-was seperti itu, hendaknya engkau melakukan beberapa perkara, yaitu:

Pertama:
Engkau hendaknya benar-benar memperhatikan dzikir-dzikir yang dianjurkan oleh Nabi kita Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, karena penyebab utama munculnya was-was pada seseorang itu disebabkan karena dia kurang perhatian terhadap dzikir-dzikir yang telah disunnahkan oleh Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam.
Ketika seseorang akan masuk kamar mandi dengan membaca dzikir maka niscaya setan tidak akan mampu membuat was-was kepadanya, berkata Anas bin Malik Radhiyallahu 'Anhu:

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ الْخَلاَءَ قَالَ:

"Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam jika akan masuk WC, beliau berkata" - dalam suatu riwayat dengan lafazh-:

إِذَا أَرَادَ أَنْ يَدْخُلَ

"Jika beliau berkeinginan untuk masuk", beliau membaca:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ.

"Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari setan laki-laki dan setan perempuan". Diriwayatkan oleh Muslim.

Kedua:
Membaca Bismillah sebelum memulai perbuatan.
Jika engkau mandi atau berwudhu di luar kamar mandi maka hendaknya engkau sebelum melakukannya membaca Bismillah terlebih dahulu, dengan sebab bacaan ini setan akan menjauh atau akan tertutup baginya jalan untuk membuat was-was sebagaimana tertutupnya jalan baginya untuk masuk ke dalam rumah ketika pintu rumah ditutup dengan dibacakan Bismillah:

وَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ فَإِنَّ الشَّيْطَانَ لاَ يَفْتَحُ بَابًا مُغْلَقًا.

"Dan sebutlah kalian nama Allah, karena sesungguhnya setan tidak akan membuka pintu yang ditutup (dengan dibacakan Bismillah)". Diriwayatkan oleh Muslim dari Jabir bin Abdillah dari Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam.

Ketiga:
Kuatkanlah keyakinan engkau.
Jika engkau sudah membiasakan diri dalam keteletian, misalnya engkau biasanya berwudhu sesuai petunjuk Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, engkau biasanya meratakan air ke anggota wudhu, lalu tiba-tiba muncul was-was maka tinggalkanlah was-was tersebut, kembalikanlah pada keyakinan engkau, bahwa engkau telah meratakan wudhu ke seluruh anggota wudhu, jika was-was tetap datang maka tinggalkanlah was-was tersebut karena sesungguhnya dia adalah keragu-raguan semata:

دَعْ مَا يُرِيْبُكَ إِلَى مَا لاَ يُرِيْبُكَ.

"Tinggalkanlah apa yang meragukanmu kepada apa yang yang tidak meragukanmu".

Keempat:
Perbanyaklah berlindung kepada Allah dari godaan setan, was-was dan tipu dayanya, dengan cara membaca al-isti'adzah atau mu'awwidzatain (surat An-Nas dan surat Al-Falaq).

Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala melindungi kita dari setan, dari kejahatannya, bisikannya, tipu dayanya dan dari was-wasnya. Dan semoga Dia memberi kemudahan kepada kita dalam mengamalkan sunnah-sunnah Nabi kita Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam.

(Abu Ahmad Muhammad Al-Khidhir di Kemang Pratama-Bekasi pada 12 Shafar 1439).

⛵ http://t.me/majaalisalkhidhir