Kamis, 19 Januari 2017

Apakah Orang Tua Rosululloh Dineraka?

📝Apakah benar bahwa bapaknya Rosululloh sholalallahu 'alaihi wasallam adalah kafir dan di neraka ?

📝Apakah di perbolehkan bagi kita untuk mendoakan ampunan kepada orang kafir yang sudah meninggal, seperti ucapan : semoga Alloh ta'aala mengampuni dosanya.. Dsm?

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

◼Bismillaah... Jawaban nya sebagaimana berikut ini :

1. Aiwa, shohih .... Bahwa Bapaknya Rosululloh sholalallahu 'alaihi wasallam mati di atas kekufuran (agama jaahiliyyah) bahkan ibu beliau sholalallahu' alaihi wasallam juga demikian keadaan nya....

👉Adapun dalil yang menunjukkan bahwa bapak Rosululloh sholalallahu 'alaihi wasallam di neraka adalah, hadits shohih yg di riwayatkan oleh imam muslim- rohimahullohu ta'aala - dari haditsnya Anas bin malik - rodhiallohu' anhu -

◼ ﻋَﻦْ ﺃَﻧَﺲٍ ﺭَﺿِﻲَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻨْﻪُ ﺃَﻥَّ ﺭَﺟُﻼ ﻗَﺎﻝَ : ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ، ﺃَﻳْﻦَ ﺃَﺑِﻲ ؟ ﻗَﺎﻝَ : ﻓِﻲ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ . ﻓَﻠَﻤَّﺎ ﻗَﻔَّﻰ ﺩَﻋَﺎﻩُ ، ﻓَﻘَﺎﻝَ : ﺇِﻥَّ ﺃَﺑِﻲ ﻭَﺃَﺑَﺎﻙَ ﻓِﻲ ﺍﻟﻨَّﺎﺭ.

-" Dari Anas - rodhiallohu 'anhu - bahwasannya ada seorang lelaki yang bertanya kepada Rosululloh sholalallahu' alaihi wasallam, wahai Rosululloh, Dimana bapak ku? Rosululloh pun menjawab : di neraka, kemudian ketika orang tersebut berpaling (untuk pergi) Rosululloh memanggil orang tersebut seraya berkata : sesungguhnya bapak ku dan bapak mu di neraka."

👉kemudian dalil yg menunjukkan bahwa ibu Rosululloh sholalallahu 'alaihi wasallam adalah kafiroh dan mati dalam keadaan kekufuran, adalah hadits shohih yang di riwayatkan oleh imam muslim dari haditsnya ABU HUROIROH - rodhiallohu'anhu - :

◼ ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻲ ﻫُﺮَﻳْﺮَﺓَ ﺭَﺿِﻲَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻨْﻪُ ﻗَﺎﻝَ : ﻗَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ : ﺍﺳْﺘَﺄْﺫَﻧْﺖُ ﺭَﺑِّﻲ ﺃَﻥْ ﺃَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮَ ﻷُﻣِّﻲ ﻓَﻠَﻢْ ﻳَﺄْﺫَﻥْ ﻟِﻲ ، ﻭَﺍﺳْﺘَﺄْﺫَﻧْﺘُﻪُ ﺃَﻥْ ﺃَﺯُﻭﺭَ ﻗَﺒْﺮَﻫَﺎ ﻓَﺄَﺫِﻥَ ﻟِﻲ.

- Dari Abi Huroiroh - radliyallaahu 'anhu - beliau berkata telah bersabda Rosululloh sholalallahu' alaihi wasallam :"Aku minta izin Robbku untuk memintakan ampunan buat ibu ku, akan tetapi Alloh ta'aala tidak mengizinkan ku, kemudian aku minta izin kepada - Nya untuk mengziarohi kuburan ibu ku, Alloh ta'aala pun mengizinkan ku."

👉Sisi pendalilan dari hadits di atas adalah : Alloh ta'aala tidak memberikan izin Rosululloh sholalallahu 'alaihi wasallam untuk memintakan ampunan buat ibunya.. Karena mendoakan /memintakan ampunan buat orang kafir adalah perkara yg di larang oleh syariat.

2. Adapun mendoakan /memintakan ampunan untuk orang kafir adalah perkara yg di larang, walaupun orang kafir itu sendiri adalah bapak kita /ibu kita atau kerabat kita secara umum... Dalilnya adalah sebagaimana yg tercantum di dalam hadits Abu huroiroh - rodhiallohu 'anhu - di atas, adapun dari Alquran adalah firman Alloh ta'aala :

ﻣَﺎ ﻛَﺎﻥَ ﻟِﻠﻨَّﺒِﻲِّ ﻭَﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍْ ﺃَﻥ ﻳَﺴْﺘَﻐْﻔِﺮُﻭﺍْ ﻟِﻠْﻤُﺸْﺮِﻛِﻴﻦَ ﻭَﻟَﻮْ ﻛَﺎﻧُﻮﺍْ ﺃُﻭْﻟِﻲ ﻗُﺮْﺑَﻰ ﻣِﻦ ﺑَﻌْﺪِ ﻣَﺎ ﺗَﺒَﻴَّﻦَ ﻟَﻬُﻢْ ﺃَﻧَّﻬُﻢْ ﺃَﺻْﺤَﺎﺏُ ﺍﻟْﺠَﺤِﻴﻢِ.

Artinya: "Tidaklah pantas bagi seorang Nabi dan orang2 yg beriman utk memintakan ampunan bagi orang2 musyrik meskipun mereka adalah karib kerabatnya sendiri setelah menjadi jelas bahwa mereka adalah (calon) para penghuni neraka." (QS. At-Taubah: 113)

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖


📝 SEDIKIT TAMBAHAN 📝

◼ Adapun riwayat yang mengabarkan bahwa kedua orang tuanya Rosululloh sholalallahu 'alaihi wasallam selamat dan berada di surga, karena Alloh ta'aala menghidupkan mereka kembali kemudian keduanya beriman dengan kenabian Nabi Muhammad sholalallahu' alaihi wasallam lalu setelahnya di matikan kembali..

Maka hadits / riwayat tersebut tidak ada satupun yg shohih dan bahkan kebanyakan nya hadits palsu
atau lemah sekali sehingga
tidak bisa di jadikan hujjah...
Baarokallohu fiik.

(sebagaimana pendapat ini di kuatkan oleh Syaikhul islam ibnu taimiyyah - rohimahullohu ta'aala - lihatlah MAJMUU FATAWA :4/325-327).

◼Kemudian perlu di ketahui ..‼️

Bahwa Rosululloh sholalallahu 'alaihi wasallam ketika di tanya... Di mana bapaknya.. Kemudian beliau memastikan bahwa bapak nya di neraka.. Hal ini tidaklah beliau ucapkan dengan hawa nafsu akan tetapi tidak lain pemastian tersebut adalah wahyu dari Alloh ta'aala, sebagaimana firman Alloh ta'aala :

ﻭَﻣَﺎ ﻳَﻨْﻄِﻖُ ﻋَﻦِ ﺍﻟْﻬَﻮَﻯٰ

“dan tidaklah yang diucapkannya itu menurut kemauan hawa nafsunya.

ﺇِﻥْ ﻫُﻮَ ﺇِﻟَّﺎ ﻭَﺣْﻲٌ ﻳُﻮﺣَﻰٰ

"melainkan ucapan tersebut adalah wahyu yang diwahyukan(kepadanya)”
(An-Najm: 3-4).

Wallohu a'lam...semoga bermanfaat..
Baarokallohu fiikum.

📝Ustadz Abu zakariyya harits Al -jabaliy حفظه الله
✍ faedah : [ 08 ]
📟Telegram channel : http://Telegram.me/Attamayyuz

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖