Minggu, 23 Oktober 2016

SEBAB KEBERUNTUNGAN



Masjid Imam Al-Wadi'i:
🔖 *SEBAB KEBERUNTUNGAN*

1⃣ *Tauhid*
Nabi shollallôhu ‘alaihi wa sallam bersabda:

*" يَا أَيُّهَا النَّاسُ، قُولُوا لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ تُفْلِحُوا "*

*“Wahai segenap manusia, ucapkanlah Laa ilaha illa Allôh, niscaya kalian akan beruntung.”* HR. Ahmad (no.23192) dari Thôriq Al-Muhâribi rodhiyaAllôhu ‘anhu]

2⃣ *Taqwa*
Allôh _azza wa jalla_ berfirman:

وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُونَ ١٨٩

_“dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung.”_ [QS. Al-Baqoroh:189]

Allôh _azza wa jalla_ berfirman:

قُل لَّا يَسۡتَوِي ٱلۡخَبِيثُ وَٱلطَّيِّبُ وَلَوۡ أَعۡجَبَكَ كَثۡرَةُ ٱلۡخَبِيثِۚ فَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ يَٰٓأُوْلِي ٱلۡأَلۡبَٰبِ لَعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُونَ ١٠٠

_Katakanlah: "Tidak sama yang buruk dengan yang baik, meskipun banyaknya yang buruk itu menarik hatimu, maka bertakwalah kepada Allah hai orang-orang berakal, agar kamu mendapat keberuntungan"_ [QS. Al-Mâidah:100]

3⃣ *Mengingat nikmat Allôh.*
Allôh _azza wa jalla_ berfirman:

فَٱذۡكُرُوٓاْ ءَالَآءَ ٱللَّهِ لَعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُونَ ٦٩

_“Maka ingatlah nikmat-nikmat Allôh supaya kamu mendapat keberuntungan.”_ [QS. Al-A’rôf:69]

4⃣ *Berjihad di jalan Allôh.*
Allôh _azza wa jalla_ berfirman:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَٱبۡتَغُوٓاْ إِلَيۡهِ ٱلۡوَسِيلَةَ وَجَٰهِدُواْ فِي سَبِيلِهِۦ لَعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُونَ ٣٥

_“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan.”_ [QS. Al-Mâidah:35]

5⃣ *Menghindari perbuatan maksiat dan dosa.*
Allôh _azza wa jalla_ berfirman:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ إِنَّمَا ٱلۡخَمۡرُ وَٱلۡمَيۡسِرُ وَٱلۡأَنصَابُ وَٱلۡأَزۡلَٰمُ رِجۡسٞ مِّنۡ عَمَلِ ٱلشَّيۡطَٰنِ فَٱجۡتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُونَ ٩٠

_“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.”_ [QS. Al-Mâidah:90]


6⃣ *Banyak berdzikir.*
Allôh _azza wa jalla_ berfirman:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ إِذَا لَقِيتُمۡ فِئَةٗ فَٱثۡبُتُواْ وَٱذۡكُرُواْ ٱللَّهَ كَثِيرٗا لَّعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُونَ ٤٥

_“Hai orang-orang yang beriman. apabila kamu memerangi pasukan (musuh), maka berteguh hatilah kamu dan sebutlah (nama) Allôh sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung.”_ [QS. Al-Anfâl:45]

7⃣ *Memperbanyak amal sholih.*
Allôh _azza wa jalla_ berfirman:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱرۡكَعُواْ وَٱسۡجُدُواْۤ وَٱعۡبُدُواْ رَبَّكُمۡ وَٱفۡعَلُواْ ٱلۡخَيۡرَ لَعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُونَ۩ ٧٧

_“Hai orang-orang yang beriman, ruku´lah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Robbmu dan perbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan.”_ [QS. Al-Hajj:77]

وَٱلۡوَزۡنُ يَوۡمَئِذٍ ٱلۡحَقُّۚ فَمَن ثَقُلَتۡ مَوَٰزِينُهُۥ فَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡمُفۡلِحُونَ ٨

_“Timbangan pada hari itu ialah kebenaran (keadilan), maka barangsiapa berat timbangan kebaikannya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung.”_ [QS. Al-A’rôf:8]

8⃣ *Bertaubat.*
Allôh _azza wa jalla_ berfirman:

وَتُوبُوٓاْ إِلَى ٱللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ لَعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُونَ ٣١

_“Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.”_ [QS. An-Nur:31]

9⃣ *Mengikuti sunnah Nabi sholallôhu ‘alaihi wa sallam.*
Allôh _azza wa jalla_ berfirman:

ٱلَّذِينَ يَتَّبِعُونَ ٱلرَّسُولَ ٱلنَّبِيَّ ٱلۡأُمِّيَّ ٱلَّذِي يَجِدُونَهُۥ مَكۡتُوبًا عِندَهُمۡ فِي ٱلتَّوۡرَىٰةِ وَٱلۡإِنجِيلِ يَأۡمُرُهُم بِٱلۡمَعۡرُوفِ وَيَنۡهَىٰهُمۡ عَنِ ٱلۡمُنكَرِ وَيُحِلُّ لَهُمُ ٱلطَّيِّبَٰتِ وَيُحَرِّمُ عَلَيۡهِمُ ٱلۡخَبَٰٓئِثَ وَيَضَعُ عَنۡهُمۡ إِصۡرَهُمۡ وَٱلۡأَغۡلَٰلَ ٱلَّتِي كَانَتۡ عَلَيۡهِمۡۚ فَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ بِهِۦ وَعَزَّرُوهُ وَنَصَرُوهُ وَٱتَّبَعُواْ ٱلنُّورَ ٱلَّذِيٓ أُنزِلَ مَعَهُۥٓ أُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡمُفۡلِحُونَ ١٥٧

_“(Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma´ruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya. memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al Quran), mereka itulah orang-orang yang beruntung.”_ [QS. Al-A’rôf:157]

🔟 *Bersabar.*
Allôh _azza wa jalla_ berfirman:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱصۡبِرُواْ وَصَابِرُواْ وَرَابِطُواْ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُونَ ٢٠٠

_“Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.”_ [QS. Ali ‘Imrôn:200]
 

1⃣1⃣ *Menegakkan sholat dan mengerjakannya dengan khusyu’ dan thuma’ninah.*
Allôh _azza wa jalla_ berfirman:

قَدۡ أَفۡلَحَ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ ١

_“Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman.”_

ٱلَّذِينَ هُمۡ فِي صَلَاتِهِمۡ خَٰشِعُونَ ٢

“(yaitu) orang-orang yang khusyu´ dalam sholatnya.”_

 وَٱلَّذِينَ هُمۡ عَنِ ٱللَّغۡوِ مُعۡرِضُونَ ٣

_“dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna.”_

وَٱلَّذِينَ هُمۡ لِلزَّكَوٰةِ فَٰعِلُونَ ٤

_“dan orang-orang yang menunaikan zakat.”_

 وَٱلَّذِينَ هُمۡ لِفُرُوجِهِمۡ حَٰفِظُونَ ٥

_“dan orang-orang yang menjaga kemaluannya.”_

إِلَّا عَلَىٰٓ أَزۡوَٰجِهِمۡ أَوۡ مَا مَلَكَتۡ أَيۡمَٰنُهُمۡ فَإِنَّهُمۡ غَيۡرُ مَلُومِينَ ٦

_“kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela.”_

فَمَنِ ٱبۡتَغَىٰ وَرَآءَ ذَٰلِكَ فَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡعَادُونَ ٧

_“Barangsiapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.”_

وَٱلَّذِينَ هُمۡ لِأَمَٰنَٰتِهِمۡ وَعَهۡدِهِمۡ رَٰعُونَ ٨

_“Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya.”_

وَٱلَّذِينَ هُمۡ عَلَىٰ صَلَوَٰتِهِمۡ يُحَافِظُونَ ٩

_“dan orang-orang yang memelihara sholatnya.”_ [QS. Al-Mu’minun:1-9]

1⃣2⃣ *Amr ma’rûf nahyi mungkar.*
Allôh _azza wa jalla_ berfirman:

وَلۡتَكُن مِّنكُمۡ أُمَّةٞ يَدۡعُونَ إِلَى ٱلۡخَيۡرِ وَيَأۡمُرُونَ بِٱلۡمَعۡرُوفِ وَيَنۡهَوۡنَ عَنِ ٱلۡمُنكَرِۚ وَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡمُفۡلِحُونَ ١٠٤

_“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma´ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.”_ [QS. Ali ‘Imrôn:104]

1⃣3⃣ *Tunduk dan menjalankan hukum Alloh.*
Allôh _azza wa jalla_ berfirman:

إِنَّمَا كَانَ قَوۡلَ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ إِذَا دُعُوٓاْ إِلَى ٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ لِيَحۡكُمَ بَيۡنَهُمۡ أَن يَقُولُواْ سَمِعۡنَا وَأَطَعۡنَاۚ وَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡمُفۡلِحُونَ ٥١

_“Sesungguhnya jawaban oran-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan. "Kami mendengar, dan kami patuh". Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.”_ [QS. An-Nur:51]

1⃣4⃣ *Tazkiyah nufus.*
Allôh _azza wa jalla_ berfirman:

 قَدۡ أَفۡلَحَ مَن تَزَكَّىٰ ١٤

“Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri (dengan beriman).”

 وَذَكَرَ ٱسۡمَ رَبِّهِۦ فَصَلَّىٰ ١٥

_“dan dia ingat nama Tuhannya, lalu dia sholat.”_ [QS. Al-A’la:15-16]

 قَدۡ أَفۡلَحَ مَن زَكَّىٰهَا ٩

_“sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu.”_

وَقَدۡ خَابَ مَن دَسَّىٰهَا ١٠

_“dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.”_ [QS. Asy-Syams:10-11]

1⃣5⃣ *Menjauhkan diri dari kekikiran.*

وَمَن يُوقَ شُحَّ نَفۡسِهِۦ فَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡمُفۡلِحُونَ ٩

_“Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka itulah orang orang yang beruntung.”_ [QS. Al-Hasyr:9]

1⃣6⃣ *Qona’ah.*
Allôh _azza wa jalla_ berfirman:

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِي، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: *«قَدْ أَفْلَحَ مَنْ أَسْلَمَ، وَرُزِقَ كَفَافًا، وقَنَّعَهُ اللهُ بِمَا آتَاهُ»*

Dari ‘Abdillâh bin ‘Amr bin Ash bahwasanya Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda: *“Sungguh telah beruntung orang yang telah berislam, diberikan rizqi yang cukup dan Alloh berikan qona’ah (rasa cukup) dengan apa yang ia punya.”* [HR. Muslim (no.1054)]

📝 Abu Muhammad Fuad Hasan bin Mukiyi.
🗓 23 Muharrom 1438 Hijriyyah