Jumat, 10 November 2017

MENJADI TETANGGA ROSULULLOH DI SURGA

Saudaraku.....
Setiap kita, pasti ingin masuk surga dlm kehidupan di akhirat nanti. Dan itulah tujuan dan cita2 tertinggi dlm kehidupan seorang muslim.

Lebih-lebih lagi, jika di surga nanti, ditempatkan di surga yg paling tinggi dan mulia, yakni di tempat yg dekat dgn tempat tinggal Nabi Muhammad shollallahu alaihi wa sallam. Atau dgn kata lain, tempat yg merupakan "tetangga" bagi Rosululloh di surga tsb.
Maukah anda utk mendapatkannya?

Lalu bagaimana caranya?
Utk mengetahuinya, mari kita perhatikan hadits Nabi shollallahu alaihi wa sallam berikut ini.


*Al-Imam Muslim* rohimahulloh menyebutkan dlm kitab shohih-nya, sebuah hadits dari salah seorang sahabat Nabi yg mulia, Abu Firos Robi'ah bin Ka'ab Al-Aslami rodhiyallohu anhu, beliau ini jg seorang pelayan Nabi dan termasuk *Ahlus Shuffah* (orang2 yg tdk mempunyai keluarga dan rmh di Madinah, dan tinggal di emperan Masjid Nabawi), dia berkata :

_"Aku pernah bermalam bersama Rosululloh shollallohu alaihi wa sallam. Lalu aku membawakan air wudhunya dan kebutuhan2 beliau (yg lainnya). Lalu beliau berkata kepadaku : "Ajukanlah permintaanmu kepadaku!" Maka aku katakan : "Aku memohon kepada anda, agar aku bisa menemani anda di surga!" Lalu beliau balik bertanya : "Adakah permintaan selain itu?" Aku jawab : "Cukup itu saja!" Kemudian beliau bersabda :
_
فأعني على نفسك بكثرة السجود
_

"Bantulah aku untuk (memenuhi permintaanmu itu) dengan (kamu) banyak melakukan sujud (yakni bnyk mengerjakan sholat, khususnya sholat2 sunnah)."_
(HR *Imam Muslim* no. 489)

Dari hadits yg mulia ini, dapat kita ambil bbrp pelajaran sbb :

1. Hadits ini menjelaskan tentang keinginan dan cita2 yg tinggi dari para Sahabat Nabi, yaitu ingin memperoleh keuntungan, dengan masuk ke dalam surga. Lebih2 lagi, menjadi orang yg paling dekat dgn Nabi di dlm surga tsb.

2. Bahwa utk bisa meraih surga, hrs diraih dgn perjuangan yg gigih dan usaha yg sungguh2, yakni dgn mendidik jiwa ini utk bnyk melakukan amal2 ketaatan, dan menjauhi hawa nafsu. Bukan hanya dgn sekedar berangan-angan saja.

3. Karena itulah, Nabi Muhammad shollallahu alaihi wa sallam memberi petunjuk kpd sahabatnya, agar melakukan amal2 yg bisa meninggikan derajatnya di sisi Alloh di surga nanti.
Hal itu karena orang yg bersungguh2 dlm melakukan amal ketaatan, dia akan dimuliakan oleh Alloh dgn diberikan kpdnya kedudukan yg dekat dgn Rosulullah di dlm surga nanti.

4. Hadits ini jg menunjukkan kesungguhan dan kegigihan Nabi shollallahu alaihi wa sallam dlm upaya memperbaiki dan mendidik para sahabat beliau (yakni umat Islam ini).
Beliau itu kedudukannya spt seorang dokter yg selalu berupaya menyembuhkan penyakit pasiennya. Dan seorang dokter pun jg membutuhkan bantuan dan kerjasama dari pasiennya dlm upaya penyembuhan penyakit pasien tsb, yakni yg berupa kedisiplinan pasien tsb utk menuruti (mentaati) apa yg dianjurkan dokter.

5. Bahwa diantara bentuk kemuliaan akhlak seseorang adalah membalas kebaikan orang yg telah berbuat baik kpd kita.
Spt yg dicontohkan dlm hadits ini, Nabi shollallahu alaihi wa sallam berusaha membalas kebaikan sahabatnya tsb yg setia dlm melayani kebutuhan beliau, dengan memberi sesuatu yg diinginkan sahabatnya tsb.
Dan jika seseorang tdk bisa membalas kebaikan orang lain tsb dgn yg serupa, maka hendaknya dia mendoakan orang tsb dgn kebaikan, paling tdk dgn mengucapkan seperti ini :

جزاكم الله خيرا كثيرا

*(Jazakumullohu khoiron katsiro)*
_"Semoga Alloh membalas kepadamu dgn kebaikan yg banyak."_

Barangsiapa telah melakukan hal itu, berarti dia telah membalasnya dgn balasan yg cukup memadai, insya Alloh.

6. Hadits ini jg menunjukkan kpd kita bahwa amal2 ibadah yg kita lakukan, adalah salah satu "sebab" seorang hamba dimasukkan ke dlm surga.
Karena itu, jika seseorang ingin masuk surga, harus diiringi usaha keras yg dilakukannya, yaitu dgn melakukan berbagai amal sholih dgn berbagai macam bentuknya sesuai kemampuannya.

Demikianlah bbrp faedah yg bisa kita ambil dari hadits yg mulia ini, dan sebenarnya msh bnyk yg lainnya.

Semoga Alloh Ta'ala memudahkan kita utk bnyk melakukan amal2 ketaatan kpd-Nya, sehingga dgn amal2 itu Alloh ridhoi kita utk bisa masuk ke jannah-Nya. Lebih2 bisa menjadi tetangga yg dekat dgn Nabi di surga nanti, aamiin.

Dan semoga pula tulisan yg sederhana ini bermanfaat bg yg menulisnya, maupun bg saudara kami semua yg membacanya.


Surabaya, Rabu pagi yg sejuk, 19 Shofar 1439 H / 8 Nopember 2017 M

Akhukum fillah,
*Abu Abdirrohman Yoyok WN Sby*.