Minggu, 05 November 2017

Anak Yang Ayahnya Bekerja Dibank

Fatwa Asy Syaikh Al Faqih Muhammad bin Hizam:
بسم اللــــه الرحمـــــــــن الرحيم

🍇 Anak Yang Ayahnya Bekerja Di Bank 🍇

📩 الســــــــــــــــؤال :-

يقول السائل: رجلٌ موظف في بنك ربوي وله ولد كبير يبلغ السادس عشرة سنة وأبوه ينفق عليه من أموالٍ يكتسبها من البنك ؟

🔖 Pertanyaan :-
Penanya berkata : Seseorang bekerja di bank ribawi sementara dia memiliki anak dewasa yang mencapai usia 16 tahun, dan ayahnya tadi menafkahinya dari harta yang dihasilkan dari (bekerja) di bank (bagaimana hukumnya)?

📝 الإجــــــــــــابة :-

الولد إذا كبر في هذا السن واستطاع أن يستغني عن مال أبيه فيجب عليه أن يستغني عنه لأنه مال محرم، وإن كان في سنٍ لايستطيع أن يستغني عنه فالإثم على أبيه ولابأس عليه أن يأكل، ويسعى في التخلص من ذلك بقدر ما يستطيع وعليه لوالده النصيحة .

🔖 Jawaban :-
Anak jika sebesar usia ini dan ia mampu untuk mencukupi dirinya dari (menerima) harta ayahnya, maka wajib baginya untuk mencukupi dirinya dari (menerima)nya, karena itu merupakan harta yang haram, dan jika keadaannya pada usia ini tidak mampu untuk mencukupi dirinya dari harta itu, maka dosanya atas ayahnya, dan tidak mengapa baginya untuk memakanya, dan dia terus berusaha untuk terbebas (dari harta ayahnya) sesuai kadar kemampuannya, dan dia juga wajib memberi nasehat kepada ayahnya.
_____________________
Selesai

Diterjemah oleh :
📱 Admin Chanel 📲

Sumber Fatwa: Chanel Telegram @ibnhezam

=======

📃 Baca fatwa lainnya di
⤵️⤵️⤵️
https://telegram.me/bin_hizam_indonesia