Markiz Toraut:
PERTANYAAN:
بسم الله الرحمن الرحيم
Assalaamu'alaikum
Ustadzuna mau tanya gimana hukum memakai behel di gigi (kawat gigi) dgn maksud mempercantik/memperindah gigi?
2:bagaimana hukum memakai gigi palsu dgn maksud untuk memperbaiki tajwid?
JAWABAN:
Wa alaikum salam
1 Apabila tanpa keperluan hanya sekedar utk memperindah penampilah maka itu terlarang
Ibnu Mas'ud radhiyallaahu anhu berkata:
َ لَعَنَ اللَّهُ الْوَاشِمَاتِ وَالْمُسْتَوْشِمَاتِ وَالْمُتَنَمِّصَاتِ وَالْمُتَفَلِّجَاتِ لِلْحُسْنِ الْمُغَيِّرَاتِ خَلْقَ اللَّهِ مَا لِي لَا أَلْعَنُ مَنْ لَعَنَهُ رَسُولُ اللَّهِ
صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ فِي كِتَابِ اللَّهِ
Allah melaknat yang bertato dan yang minta di tato, mencukur habis alis dan yang merenggangkan gigi untuk mempercantik yang mengubah ciptaan Allah, mengapa saya tidak melaknat siapa yang dilaknat oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam sementara dia di kitabullah. Muttafaqun 'alaihi dan ini lafadz Bukhari
Adapun apabila krn suatu hajat seperti sakit membuatnya sulit makan dst maka boleh dia mengobatinya yg terlarang apabila tanpa hajat dan hanya sekedar memperindah wallahu a'lam.
2 boleh memakai gigi palsu krn hajat gigi ompong utk makan dst, adapun hanya utk memperbaiki tajwid tidak di nasehatkan seseorang takalluf hingga ketingkat ini, dan Allah tidak membebankan suatu jiwa melainkan sesuai kesanggupannya, wallahu a'lam
join in channel